NADNADIO
jadi... apa yang kamu cari di dunia ini? oh bukan, di blog ini. iyaaa apa yang kamu cari di blog ini? :D
Selasa, 02 Desember 2025
Papua
seharusnya, ketika ingin membangun sebuah kawasan, mamurkan dulu warga lokal nya. pastikan mereka sudah terpenuhi kebutuhannya dan sudah sejahtera. setelahnya barulah kita usahakan untuk memanfaatkan lahan yang ada disana. itupun sebijaksana mungkin sehingga tidak menimbulkan bencana ekologi untuk warga sekitar. ketika kita sukses, wargapun merasakan buahnya. sebagai tuan rumah yang ada disana. semua bahagia dan sejahtera.
Senin, 01 Desember 2025
Aceh
Bencana di Aceh benar-benar sebuah teguran atau bahkan sebuah hukuman.. akibat ulah manusia itu sendiri.
yang merusak tanaman
merusak pohon
merusak ciptaan Allah SWT
Banjir sudah besar, kerusakan sudah parah, jembatan semua rusak.
tidak ada yang ingin mencari kekayaan, hanya keselamatan diri.
tidak ada gas elpiji, tidak ada listrik, tidak ada bensin, tidak ada makanan.. harus bagaimana, harus apa.
hati kita tak sanggup bahkan menunggu sehari pun.
sampai kapan..
sampai kapan mau tetap diam
dan bilang tidak tahu apapun. brengsek. apa yang kau lakukan, apa yang kau pikirkan.
perih hatiku melihatnya, perihh hatiku memikirkannya.
berhentilah terisolir dari dunia ini saat kamulah yang bertanggung jawab atas semua yang terjadi di negeri ini.
ini bukan perselisihan antar warga. ini bukan hal kecil atau sepele.
ini menyangkut jiwa. sudah terlalu banyak yang mati. sambil memeluk anaknya. terseret arus yang deras. aku tak tau harus bilang naudzubillah atau itu hal baik karena mati karena ulah pemerintah yang zolim
Senin, 17 September 2018
Jumat, 01 Juni 2018
Hilang
Disaat kaki tak mampu melangkah
Disaat mulut tak dapat berucap
Disaat tangan tak sanggup menggapai
Hati ini berteriak kencang
Aku... Lemah tanpa kehadiranmu
Tapi aku hanya diam tak memanggilmu
Aku duduk termenung bersama malam
Bersembunyi sepi tanpa suara
Tapi yang ku tau,
Hanya dengan mengingatmu,
Hati menjadi tenang.
Tapi yang ku tau,
Hanya dengan mengingatmu,
Hati menjadi tenang.
Jumat, 04 Mei 2018
Hasil pemikiran tentang hidup
Pencarian arti kehidupan ialah fitrah dari setiap manusia
ada yang mengatakan hidup itu tentang bahagia
ada juga yang mengatakan hidup itu tentang cinta
tapi bagiku.. aku mendapatkan arti dari kehidupan
yaitu kita hidup hanya untuk "HIDUP"
hidup adalah sebuah anugerah dan nikmat yang tak terkira
rasa yang indah, mempesona dan bahagia
kebahagiaan dari hidup adalah kehidupan itu sendiri
dan untuk mencapai kehidupan yang ideal, kita diberi amanah
manusia bekerja untuk melanjutkan kehidupannya
manusia berkembang biak untuk melanjutkan eksistensi dirinya
kalau kau mau tanya aku mau hidup berapa lama
tentu akan ku jawab "selamanya..."
tapi kenyataannya kita hanya hidup sementara di dunia
kehidupan yang abadi hanya ada di surga
dengan segala bentuk ideal yang mendukung hidup manusia
dengan segala fasilitas dan kenikmatan yang tak terhingga
dan sebuah kesadaran yang muncul dari itu semua adalah
bahwasanya manusia hanyalah makhluk yang diciptakan
dan mereka memiliki sang pencipta yang maha segalanya
dimana langit dan bumi tunduk kepadaNya
maka jika ditanya untuk apa kita diciptakan
maka jawabannya hanyalah untuk menyembah sang pencipta
lalu bagaimana kita menyembahnya?
apakah harus selalu memuji namaNya seperti para malaikat?
namun kupikir lagi.. masih saja terus ku mencari
arti dari sebuah penyembahan yang hakiki
karena jika hanya menyembahnya, mengapa harus ada manusia...
mengapa harus dihidupkan.. dimatikan.. dihidupkan
Rabu, 02 Mei 2018
aku dan kamu
aku tidak ingin kau mencintaiku karena "aku"
aku juga takut mencintaimu karena sosok "kamu"
aku ingin kita bisa saling mencintai karena "Dia"
aku hanyalah manusia sepertimu
tidak pantas untuk kita saling menyembah
hanya ada Dia yang pantas untuk kita sembah
Senin, 09 April 2018
Pernyataan Ja'far bin Abu Thalib
setelah bertahun-tahun berdakwah di negeri Mekkah, Rasulullah saw dan pengikutnya mendapatkan banyak perlawanan dan penganiayaan dari suku Quraisy dan para pembesarnya. oleh karena itu, Rasul mengirim beberapa umatnya untuk hijrah ke negeri yang lebih aman untuk beribadah kepada Allah. Salah satu negeri yang menjadi tujuan hijrah pada saat itu adalah Habasyah.
Negeri Habasyah dipimpin oleh raja Najasyi, negerinya adalah pengikut ajaran nabi Isa alaihi salam. pada saat Ja'far sampai di Habasyah, beliau bertemu dengan raja Najasyi dan melakukan percakapan dengan hujjah yang nyata mengenai agama Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad saw.
raja Najasyi bertanya, "kenapa Muhammad mengirim kalian kesini?"
Ja'far menjawab, "karena kalian dari ahlul kitab, beriman kepada Allah dan menjauhkan larangan."
dari percakapan diatas, dapat dilihat dengan jelas bahwa Ja'far mengenal para ahli kitab dengan baik. mereka adalah pengikut nabi Isa as yang taat, para ulama yang menguasai kitabnya, beriman kepada Allah yang satu, dan taat terhadap apa yang dilarang oleh Allah swt. para ahli kitab adalah orang-orang yang baik, yang beriman, yang percaya kepada akhirat.
kemudian Ja'far diminta untuk melanjutkan pernyataannya, beliau berkata
"wahai raja, kami sebelumnya dari bangsa yang bodoh, menyembah patung yang kami buat dari batu dan kayu. kami memakan bangkai, kami melakukan hal-hal keji, kami berpecah belah, yang kuat menginjak yang lemah, sehingga Allah mengutus seorang Rasul kepada kami, yaitu yang diketahui keturunannya, kejujurannya, dan dapat dipercaya, dan ia mengajak kami untuk menyembah tuhan yang satu dan melarang menyembah kepada apa-apa yang disembah oleh orang tua kami dari batu dan kayu."
kemudian Amr bin Ash, seorang utusan dari Quraisy menyela dan membela diri, katanya
"kalian telah menghina tuhan kami yang agung. kami tidak menyembah tuhan kami dari kayu dan batu, kami menyembah arwah yang kami sebut sebagai perantara pendekatan kepada Allah."
meskipun telah disela oleh Amr, raja Najasyi tetap membela Ja'far dan mempersilahkan dia untuk melanjutkan pernyataannya.
pada baris percapakan ini, kita tersadar akan suatu hal, bahwa ternyata orang-orang yang menyembah berhala itu mengaku kalau mereka melakukan yang demikian itu untuk mendekatkan diri kepada Allah. mereka telah mengenal Allah tapi mereka tersesatkan oleh persangkaannya sendiri.
kejahiliyahan Quraisy bukanlah tidak mengenal siapa tuhan mereka, tapi mereka telah berlaku syirik kepada Allah swt. Rasul diutus untuk meluruskan kerusakan akidah yang ada, untuk menyembah kepada tuhan yang satu, tanpa bergantung kepada perantara apapun.
Langganan:
Komentar (Atom)