jadi... apa yang kamu cari di dunia ini? oh bukan, di blog ini. iyaaa apa yang kamu cari di blog ini? :D
Jumat, 30 September 2016
Selasa, 24 Mei 2016
air
sungai, air, nadi kehidupan. aku cinta air, aku cinta hujan. aku cinta Allah yang menurunkannya.
Selasa, 14 April 2015
just writing
Senin, 13 April 2015
hari ini dimulai dengan membuat surat untuk ILC kemudian bersiap untuk kelas Biogeografi. Biogeografi hari ini mempelajari tentang Geografi Regional Indonesia versi Biogeografi. dimana menggunakan klasifikasi berdasarkan flora dan fauna yang ada. setelah itu, kelas Geofis ditiadakan sehingga jam 10 sudah tidak ada kelas lagi.
langsung saja pergi ke MUI untuk menyelesaikan tugas-tugas yang lain. namun ternyata ada rapat PI dan akhirnya aku ke perpustakaan iqra. disana membaca buku "A Perfect Muslimah". salah satu kutipan yang diambil yaitu "ya, jangan biarkan siapapun merebut kebaikan, kesabaran, ketenangan, ketaatan, keimanan, kebijaksanaan yang ada dalam dirimu. kuncinya ada pada dirimu." - Ahmad Rifa'i Rif'an
mengerjakan tugas yang sulit koneksi internet sehingga tidak jadi :( jadi langsung aja deh belajar MTK SD buat ngajar.
lupa bawa kartu multitrip, balik ke asrama dulu, kemudian ke st.Pocin dan turun di st. Tanjung Barat. seperti biasa, jalan ke jembatan dan naik angkot kemudian turun di jembatan penyebrangan orang dan jalan ke rumahnya. disana belajar dan bermain dengan kucing baru namanya Lilo (jantan). dia (student) sangat pintar dan juga kreatif. sangat bagiku.
jam 7 pun pulang ke asrama dan istirahat sampai jam 10. dilanjut dengan mengerjakan tugas sampai jam 1 insyaAllah. aamiin.
just iseng mau ngepost.
Jumat, 17 Oktober 2014
Rabu, 19 Maret 2014
Syariah dan Implementasinya dalam Kehidupan
Apa itu Syariah? Sebelum kita
membahas tentang syariah dan implementasinya dalam kehidupan, ada baiknya kita
mengenal dahulu pengertian dari syarah itu sendiri. Lalu, setelah kita mengenal
syariah, bagaimana kita menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari kita? Mari kita
cari tahu dalam bahasan selanjutnya.
Menurut Ammi Nur Baits, Syariah
secara Bahasa artinya jalan yang dilewati untuk menuju sumber air. (Lisan
Al-Arab, 8/175). Secara Bahasa, kata syariat juga digunakan untuk menyebut
madzhab atau ajaran agama. (Tafsir Al-Qurthubi, 16/163). Atau dengan kata lain,
syariah berarti aturan dan undang-undang. Namun, dalam perkembangannya, istilah
syariah sering disebut aturan islam. Secara istilah, syariat islam adalah semua
aturan yang Allah turunkan untuk hamba-Nya, baik terkait masalah aqidah,
ibadah, mamalah, adab, maupun akhlak. Baik terkait hubungan makhluk dengan
Allah, maupun hubungan antar-sesama makhluk. (Tarikh Tasyri’ Al-Islami, Manna’
Qathan, hlm.13).
Menurut Azyumardi Azra, Dalam
perkembangannya, sesuai kebutuhan kaum Muslimin, ayat-ayat hukum ini umumnya
perlu diperjelas, ditafsirkan, dan dirinci dengan menggunakan hadis agar dapat
menjadi ketentuan yang secara praktis bisa dilaksanakan. Proses ijtihad dan instinbat
hukum ini melahirkan fikih (yurisprudensi Islam) yang mengandung berbagai
ketentuan rinci mengenai berbagai hal untuk dijalankan kaum Muslimin.
Karena itu, kandungan fikih (yang
secara misleading disebut sebagai syariah) itu menadi sangat luas. Tetapi, jika
disederhanakan mencakup tiga bidang pokok: Pertama fikih ibadah ketentuan
tentang pelaksanaan ibadah, yang setiap Muslim mesti menerima agar bisa menjalankan
ibadah dengan baik; kedua, fikih ibadah–ketentuan tentang hubungan sosial,
seperti nikah, talak, cerai, rujuk, waris dan sebagainya, yang juga mesti
diadopsi setiap Muslim agar dapat menjadi Muslim lebih baik; dan ketiga fikih
jinayah–ketentuan tentang pidana, termasuk khususnya yang sangat kontroversial
mengenai hudud, potong tangan bagi pencuri dan rajam bagi penzina.
Dalam bidang politik, yang memegang
kekuasaan tertinggi ialah kedaulatan. Selanjutnya, kedaulatanlah yang mempunyai
hak untuk mengeluarkan aturan-aturan hukum. Oleh karena itu, kedaulatan
mempunyai kekuatan yang mengikat dan memaksa warga negara untuk melakukan atau
tidak melakukan sesuatu. Sama halnya seperti Islam, yang menjadikan syariat
Islam sebagai satu – satunya kedaulatan. Kedaulatan dalam agama Islam dipegang
oleh Allah SWT, sebagai satu-satunya pemilik kewenangan untuk membuat hukum dan
syariat. Dimana, seluruh hukum dan syariat tersebut harus diikuti dan ditaati
oleh seluruh pemeluk agama Islam. Sebagai pemegang kedaulatan, Allah SWT
mengetahui apa yang baik dan apa yang buruk bagi umatnya. Oleh karena itu,
dalam kehidupan berpolitik, para pemegang kedaulatan sebagai pemimpin, harus
senantiasa memperhatikan kepentingan warga negaranya dan tidak menggunakan
kekuasaannya untuk berbuat sewenang – wenang. Dalam memimpin warga negaranya,
para pemegang kedaulatan juga harus tunduk kepada hukum dan syariat yang ada.
Dalam bidang ekonomi, syariat Islam
memegang peranan penting, seperti mengatur pembagian modal, mengatur pajak, mengatur
sumber-sumber pendapatan negara, mengatur zakat, dan lain sebagainya. Syariat
Islam sangat berpengaruh terhadap kehidupan ekonomi umatnya, seperti mulai
banyak bermunculan bank-bank yang berlandaskan syariah Islam. Bahkan, bank-bank
yang berlandaskan syariat Islam tersebut juga menganut syariat Islam yang
melarang hukum riba.
Jadi, pada dasarnya syariat Islam
mempunyai peranan yang sangat penting dalam berbagai macam aspek kehidupan
umatnya. Syariat Islam telah dibuat dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak
mungkin menyusahkan atau menghambat umatnya untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Dengan menerapkan syariat Islam ke dalam seluruh aspek kehidupan sehari – hari,
maka hidup kita pun akan menjadi lebih teratur dan terarah.
Referensi
Baits, Ammi Nur. (2013, 6 Agustus). Apa itu Syariah. Diperoleh 19 Maret 2014, dari http://www.konsultasisyariah.com/apa-itu-syariah/
Azra, Azyumardi. (2009, 13 November). Negara dan Syariah. Diperoleh 19 Maret 2014, dari http://www.uinjkt.ac.id/index.php/section-blog/28-artikel/1127-negara-dan-syariah.pdf
http://coracoret.wordpress.com/2013/07/09/implementasi-syariah-islamiah-dalam-kehidupan-individu-dan-sosial/ (diakses pada 19 Maret 2014)
Sabtu, 30 November 2013
dengerin lagu
belakangan ini lagi sering dengerin lagu, padahal dulu paling males dengerin lagu di hp karena lagunya itu ituuuu aja. saking bosennya, yaudah di delete aja. padahal yah lagu itu dulu sering banget di puterin HAHA. tapi sekarang udah ada tambahan lagu hehehe jadi sering dengerin lagu deh. kadang lagu yang di dengerin yang baru-baru aja, di dengeeriiiiin terus. jadi takut nanti jadi bosen lagi._.
lagunya apa? banyak deh ada yang rekomendasi orang, ada yang ngambil dari kakak, ada juga yang download sendiri di 4shared.
kok jadi cerita gini sih-_- HAHA yaudahlah yang penting nulis
nulis apa aja deh ya hahahahahahaha
nulis apa aja deh ya hahahahahahaha
Selasa, 06 November 2012
explanation text
How Chocolate is Made
Have we wondered how we get chocolate from? Well this time we will enter the amazing world of chocolate so we can understand exactly we are eating.
Chocolate starts a tree called cacao tree. This tree grows in equatorial regions, especially in place such as South America, Africa, and Indonesia. The cacao tree produces a fruit about the size of a small pine apple. In side the fruits are the tree's seeds. They are also known as coco beans.
Next, the beans are fermented for about a week, dried in the sun. After that they are shipped to the chocolate maker. The chocolate maker starts by roasting the beans to bring out the flavour. Different beans from different places have different qualities and flavour. So they are often shorted and blended to produce a distinctive mix.
The next process is winnowing. The roasted beans are winnowed to remove the meat nib of the cacao bean from its shell. Then the nibs are blended. The blended nibs are ground to make it a liquid. The liquid is called chocolate liquor. It tastes bitter.
All seeds contain some amount of fat and cacao beans are not different. However, cacao beans are half fat, which is why the ground nibs from liquid. It is pure bitter chocolate.
Tsunami
The term of “tsunami” comes from the Japanese which means harbour ("tsu") and wave ("nami"). A tsunami is a series of waves generated when water in a lake or a sea is rapidly displaced on a massive scale.
A tsunami can be generated when the sea floor abruptly deforms and vertically displaces the overlying water. Such large vertical movements of the earth's crust can occur at plate boundaries.
Subduction of earthquakes are particularly effective in generating tsunami, and occur where denser oceanic plates slip under continental plates.
As the displaced water mass moves under the influence of gravity to regain its equilibrium, it radiates across the ocean like ripples on a pond.
Tsunami always bring great damage. Most of the damage is caused by the huge mass of water behind the initial wave front, as the height of the sea keeps rising fast and floods powerfully into the coastal area.
How Earthquakes Happen
Earthquake is one of the most destroying natural disasters. Unluckily it often happens in several regions. Recently a horrible earthquake has shaken West Sumatra. It has brought great damages. Why did it occur? Do you know how an earthquake happens?
Earthquakes are usually caused when rock underground suddenly breaks along a fault. This sudden release of energy causes the seismic waves. It make the ground shake. When two blocks of rock or two plates are rubbing against each other, they stick a little. They don't just slide smoothly. The rocks are still pushing against each other, but not moving. After a while, the rocks break because of all the pressure that's built up. When the rocks break, the earthquake occurs.
During the earthquake and afterward, the plates or blocks of rock start moving, and they continue to move until they get stuck again. The spot underground where the rock breaks is called the focus of the earthquake. The place right above the focus is called the epicenter of the earthquake.
Langganan:
Postingan (Atom)
